Selasa, 27 Mei 2014

Denting

ting! ting! ting!
keras berdenting
di sana.
di sini.
di sudut kosong.
ting! ting! ting!

ting! ting! ting!
keras berdenting

di sini.
di situ.
di sudut kosong.
ting! ting! ting!

ting! ting! ting!
ti... sudah!
cukup!

Kamis, 22 Mei 2014

Gurindam

Kini, kupijak dunia dengan kaki kecilku.
Tanpa pegangan, tanpa rengkuhan,
dan tanpa genggaman.

Dan kini, telah kupandang angkara
yang datang bertubi.
Angkara yang tanpa kamuflase,
bukan skenario yang direka,
dan itu bukan semu!
Bunda, 
aku ingin kembali mencecap sinar lampu senthir
meski hanya sejumput,
daripada harus terkapar dalam cahaya neon yang mendera.

Genggam aku, Bunda!
Dengan gurindammu yang manis,

di balik pahit petuah yang kami resap
setiap hari.

Aku merindu...
Aku merindu...
Aku merindu...

Senin, 12 Mei 2014

Bunga

           Tangkaimu mulus tak berluka. Daunmu tak bergugur--masih kuat dalam lindungan tangkainya. Kelopakmu adalah lambang kemegahan--tempat bertandang kumbang-kumbang.

              Itukah ayu?

Minggu, 11 Mei 2014

Rintik

Di balik jendela,
aku melihat rintik-rintik
menitik basah
menggenang halaman
di sudut sanubari.

Menitik dan membasahi
namun tak memberi seri
dalam diri
karena kasih terlalu banyak
mengundang mendung
dibalik semu semi senyum kami.

Salatiga, 11 Mei 2014
21.25 WIB

Sabtu, 10 Mei 2014

Merpati

Sampai bila aku,
menanti merpati
yang akan hinggap di atas dahan,
yang tak akan terbang--
membuat hatiku terdayuh
dan menghiba?

Salatiga, 10 Mei 2014
22.30 WIB