Selasa, 10 Juni 2014

Antara Toleransi dan Kompromi

Bisakah Kamu bertoleransi dengan aku sedikit?
Ya, Kamu! Aku berada dalam titik kulminasi--

sebuah titik di mana aku benar-benar lelah
dalam kehidupanku sebagai seorang penari
di tanah lapang! 

Aku lelah meliuk ke sana.
Aku lelah harus memelototkan mataku.
Aku lelah harus bergerak dengan pakem-pakem
yang justru membuatku tidak bisa bebas!

Lelah?
Ya, aku benar-benar lelah!
Sudahi musik ini!
Sudahi bunyi bonang,
sudahi bunyi rebana,
sudahi bunyi akordeon,
dan sudahi bunyi gambus
yang justru menimbulkan peluh.

Atau aku harus merebah,
sekarang!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar