Mari kita berpisah sejenak dari rutinitas yang melelahkan ini. Karena malam telah menjelang dan juga, memang, aku lelah.
Inginku, aku rebah di dadamu yang bidang itu dan menenggelamkan semua kekesalan yang kudapat seharian ini. Aku begitu lelah dengan semua rutinitas yang memuakkan. Dan bumi menimpakannya padaku. Benar, aku ingin lelap dalammu.
Kau memelukku, Erat. Membelai rambutku mesra. Di kamar kita.
"Kalau kamu nggak pernah merasakan lelah, tandanya kamu bukan manusia," katamu kemudian sambil mengecup keningku dan membelai rambutku penuh sayang. Dan kau mencoba terjaga sementara aku kelelahan.
Dan dalam tidurku, aku tersenyum. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar